Gol dari Lucas Alario 20 menit jelang pertandingan usai, cukup untuk mengantarkan Los Millonarios mencapai final turnamen itu untuk kali pertama sejak 1996 lalu. Kala itu River Plate kalah di tangan Juventus ketika turnamen masih bernama Piala Toyota dan hanya mempertemukan juara benua Amerika Selatan dan Eropa.
Di babak pertama, permainan kedua klub berjalan lambat dengan Hiroshima sang juara J-Leauge menciptakan lebih banyak peluang. River Plate patut berterima kasih kepada kiper Marcelo Barovero yang mengamankan gawangya dari serangan Yusuke Minagawa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
River Plate mendapatkan terobosan pada menit ke-72 ketika Tabare Viudez melayangkan tendangan bebas ke area kotak penalti, yang tidak bisa diantisipasi oleh lini pertahanan dan penjaga gawang Sanfrecce.
Pelatih River Plate, Marcelo Gallardo tak kuasa untuk menyampaikan rasa leganya.
"Kami membutuhkan rasa sabar dan kecerdasan dan hasil pertandingan ini ditentukan oleh hal-hal kecil," katanya seperti dikutip dari Reuters.
"Tak mudah untuk memikul tanggung jawab yang besar ini, tapi kami tidak kehilangan ketenangan kami."
Kemenangan ini disambut gembira belasan ribu pendukung River Plate yang memadati Stadion Nagai. Bahkan, jumlah pendukung River Plate lebi banyak empat kali lipat ketimbang Hiroshima yang bisa dikatakan bermain di rumahnya sendiri.
(vws)