Penyebabnya adalah adu mulut yang terjadi antara Manajer Liverpool Juergen Klopp dan manajer West Brom Tony Pulis. Kedua manajer itu kemudian tak berjabat tangan ketika peluit panjang berbunyi di Anfield.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada pertandingan Minggu (13/12) ... anda tidak boleh bertindak seperti (Klopp). Menang, kalah, atau draw, anda harus menghormatinya (hasil pertandingan)," lanjut pemain internasional Irlandia tersebut.
Dua gol ke gawang Liverpool itu dicetak dalam skema bola mati. Liverpool beruntung karena penyerang pengganti Divock Origi melepaskan tembakan spekulasi dan menghunjam ke gawang West Brom usai terbentur pemain lain pada menit ke-95.
Hasil imbang ini membuat Liverpool naik satu peringkat menyingkirkan Everton di peringkat kesembilan, sedangkan West Brom masih tetap tertahan di peringkat ke-13 dengan 20 poin. (kid)