Dalam waktu normal Semen Padang dan Persija bermain imbang dengan skor 2-2.
Gol Semen Padang dilesakkan James Koko Lomell dari titik penalti pada menit ke-64 dan Hendra Bayouw pada menit ke-82. Sementara itu gol Persija dilesakkan Pacho Kenmogne (89' dan 93').
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya Semen Padang berpeluang mencetak gol setelah Hendra Bayauw dilanggar Maman Abdurrahman di dalam kotak penalti, tepat di depan gawang Andrytani.
James Koko Lomell pun sukses menjadi eksekutor penalti.
Hendra Bayauw kemudian menggandakan keunggulan lewat serangan balik cepat. Kiper Persija Andritany berusaha keluar dari kandangnya untuk mengadang Bayauw, namun ia berhasil dikecoh. Akhirnya Bayauw mencetak gol ke gawang yang tanpa kawalan.
Semenit waktu normal hampir berakhir Kenmogne melepaskan tembakan di dalam kotak penalti. Jandia sebetulnya sempat menepis, namun bola justru tetap masuk ke dalam gawangnya.
Akhirnya drama terjadi pada menit ke-93 ketika Kenmogne dilanggar di dalam kotak penalti oleh Fajar Legian. Kartu kuning untuk Fajar, dan penalti pun berhasil dieksekusi Kenmogne. Laga pun berlanjut ke babak adu penalti untuk menentukan pemenang.
Akhirnya, Persija memenangkan laga itu dengan skor adu penalti 4-3.
Mitra Kukar Tekuk PS TNI
Sementara itu dalam laga Grup D sebelumnya, Mitra Kukar yang bermain dengan sepuluh orang berhasil mengalahkan PS TNI dengan skor 3-1.
Kemenangan Mitra Kukar di cetak Fetrick Dos Santos (47' dan 49') dan Risky Pellu (68'). Namun, setelah ketinggalan tiga gol, skuat PS TNI tak mengendurkan permainan hingga akhirnya Aldino Herdianto memperkecil skor jadi 1-3 pada menit terakhir.
Dalam laga itu Mitra Kukar bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-40 karena Arthur Dos Santos mendapat kartu merah usai menekel Erwin Ramdani terlalu keras. (kid)