Blatter mengaku kesal Komite Etik FIFA tidak menginformasikan hukuman delapan tahun itu kepadanya terlebih dahulu. Pria 79 tahun itu kesal media lebih dulu tahu mengenai hukuman tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Blatter mengaku telah mengecewakan para bawahannya di FIFA. Pria yang 17 tahun memimpin FIFA itu juga mengaku telah membuat kecewa lebih dari 400 anggota FIFA.
Ajukan Banding
Blatter tetap membantah uang 2 juta Swiss franc (1,35 juta poundsterling) yang diberikan kepada Platini pada 2011 adalah biaya suap. Uang tersebut diklaim Blatter sebagai bayaran untuk Platini sebagai konsultan.
"Tidak ada perjanjian tertulisan, kami menyebutnya sebagai gentleman agreement. Perjanjian itu dibuat setelah Piala Dunia 1998. Platini mendekati saya dan bilang ingin bekerja untuk FIFA," ucap Blatter.
Blatter mengaku perjanjian tidak tertulis juga diizinkan dalam FIFA. Mantan Sekjen FIFA itu memastikan akan mengajukan banding terhadap hukuman Komite Etik FIFA.
"Ini belum selesai. Saya akan berjuang, bukan hanya untuk saya, tapi juga FIFA. Saya punya hak untuk memimpin FIFA hingga akhir Februari 2016. Saya akan membawa masalah ini ke pengadilan olahraga," ucap Blatter.
"Kami sekali lagi akan mengajukan banding ke FIFA, CAS (Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional), dan pengadilan Swiss. Saya penduduk Swiss, di negara ini, jika Anda dihukum delapan tahun, maka Anda telah melakukan kesalahan yang sangat serius," sambungnya. (har)