"Sepanjang yang saya ketahui semasa menghadapi United, United adalah tim yang terus langsung menyerang dengan frontal ke depan. Tim yang selalu fokus dan berorientasi pada striker, baik meminta striker berlari ataupun memasok bola ke striker yang mereka miliki."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Round, sasaran kritik utama pada Van Gaal bukanlah gaya bermain, melainkan jumlah gol yang minim. Pasalnya, minimnya jumlah gol memengaruhi statistik United yang gagal menang dalam enam pertandingan terakhir di seluruh kompetisi yang mereka mainkan.
"Saat ini mereka lebih mengandalkan ball possesion jadi mereka menghasilkan peluang yang lebih sedikit dibandingkan sebelumnya."
"Karena itulah ketika United mendapatkan 1-2 kesempatan, mereka seharusnya bisa lebih efektif memanfaatkan kesempatan tersebut," ujar Round.
Round yang mendampingi David Moyes di Old Trafford ini pun yakin bahwa Van Gaal tidak akan selamanya bersikukuh dengan skema permainan yang ia tampilkan di United.
"Saya tetap menganggap bahwa Van Gaal adalah pelatih yang fleksibel."
"Meskipun sejauh ini ia terus meyakini bahwa filosofi permainannya akan membawa sukses di United seperti halnya klub-klub yang ia tangani sebelumnya, namun Van Gaal tentunya tak akan keras kepala dan bersikukuh dengan skema miliknya bila ia tahu perubahan akan membuat United meraih hasil lebih baik," kata Round meyakini. (ptr/ptr)