Neville ditunjuk menjadi kepala pelatih pada 2 Desember 2015. Ini merupakan pengalaman pertamanya menjadi kepala pelatih sejak pensiun sebagai pemain profesional pada 2 Februari 2011 silam.
"Jika saya berbicara dengan bahasa Spanyol, akan sulit juga untuk berkomunikasi dengan para pemain di lapangan," kata laki-laki berusia 40 tahun asal Inggris tersebut seperti yang dikutip dari Football Espana, Selasa (29/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bisa berkomunikasi dengan para pemain dengan menunjukkan mereka sebuah layar taktik atau saya bisa menunjukkan berbagai tayangan video," ucap Neville.
"Untuk sekarang ini, saya mencoba untuk belajar bahasa Spanyol selama satu setengah atau dua jam sehari."
Valencia saat ini berada di peringkat ke-9 klasemen sementara Liga Spanyol dengan perolehan 22 poin. Di laga berikutnya, Los Che -- julukan Valencia -- akan berhadapan dengan Villareal di Camp El Madrigal pada 31 Desember mendatang.
Beberapa pemain seperti Zakaria Bakkali, Sofiane Feghouli, Diego Alves, dan Rodrigo harus absen karena cedera.
Sejak Els Taronges diasuh Neville, dalam enam pertandingan terakhir Valencia mencatat dua kemenangan, tiga kali seri, dan satu kali kalah. Neville percaya bahwa hasil tersebut tidak sesuai dengan harapan para penggemar dan mengaku siap menerima segala konsekuensi.
"Tidak masalah, ini pun terjadi saat saya di Inggris. Untuk dua atau tiga tahun awal, para penggemar sangat kritis. Saya tidak ada masalah dengan itu.
"Saya juga seorang penggemar sepak bola dan Anda tidak bisa marah terhadap mereka, Anda tidak dapat mencegahnya. Mereka mengeluarkan uang dan menonton tim mereka. Mereka adalah aspek terpenting klub dan bisa melakukan apapun yang mereka inginkan.
"Apa yang saya inginkan untuk para penggemar adalah nikmati diri mereka sendiri untuk mendukung timnya dan tetap senang. Tapi saya mengerti konsekuensi dari performa yang buruk," tutur Neville. (vws)