Dalam tiga musim terakhir menjadi rekan setim Marquez, Pedrosa juga hanya mampu meraih enam kemenangan. Namun bagi Marquez, Pedrosa adalah pebalap paling bertalenta di MotoGP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Hanya karena itu, dia pantas dihormati. Kondisi fisik terkadang menyulitkannya. Kecelakaan sering berujung dengan cedera, itu yang membuatnya lebih hati-hati,” sambung Marquez.
Marquez juga belajar banyak dari Pedrosa ketika kali pertama kali tampil di MotoGP pada 2013. Pebalap 22 tahun itu mengaku sedikit mencuri gaya membalap Pedrosa.
“Pedrosa menunjukkan kepada saya bagaimana caranya menunggangi motor MotoGP. Dia bilang saya harus agresif, masuk tikungan dan lihat apa yang terjadi ketika mengerem,” ucap Marquez.
“Saya kemudian menggunakan gaya membalap yang lebih menyeluruh. Tapi, gaya membalap Pedrosa lebih cepat.” (har)