"Saya percaya Stoke memiliki peluang untuk bisa lolos ke Liga Champions musim depan karena tak ada hal yang benar-benar bisa diprediksi dalam dunia sepakbola."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun untuk mewujudkan hal tersebut, Shaqiri menegaskan bahwa Stoke butuh kerja keras dan tekad yang lebih kuat di setiap laga yang dijalani.
"Penting bagi kami untuk terus bermain sebagai sebuah tim karena hanya itulah yang membuat kami bisa memenangkan pertandingan," kata Shaqiri.
Stoke memang sukses menampilkan sejumlah kejutan dengan menumbangkan beberapa tim besar pada paruh pertama musim ini.
Namun di sisi lain, mereka justru kadang tumbang di hadapan tim yang memiliki level setara dengan mereka seperti Watford, Crystal Palace, West Bromwich Albion, dan Sunderland.
"Kami memang mampu mengalahkan tuim besar namun kami juga harus mampu mengalahkan tim yang di atas kertas diharapkan bisa kami kalahkan," ujar Shaqiri.
Shaqiri sendiri tengah berjuang mengembalikan pamornya di Stoke. Shaqiri adalah pemain muda yang sudah diminati oleh Bayern Munich pada usia 21 tahun.
Namun sayangnya Shaqiri gagal menembus tim utama 'FC Hollywood'. Paruh kedua musim lalu Shaqiri sempat bergabung dengan Inter Milan sebelum akhirnya memutuskan hijrah ke Stoke dan bekerja sama dengan beberapa 'pemain muda buangan' lainnya seperti Bojan Krkic dan Ibrahim Affelay. (ptr)