Minimnya jumlah pertandingan yang dimainkan oleh Balotelli tentunya membuat kans 'Super Mario' untuk jadi bagian dari tim nasional Italia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Enzo Bearzot tetap memanggil Paolo Rossi saat dirinya tak aktif jelang Piala Dunia. Hasilnya, Italia memenangi Piala Dunia," kata Raiola mengingatkan seperti dikutip dari Goal.
"Publik terlalu menuduh dan menghakimi Balotelli secara berlebihan. Balotelli hidup di negara yang tak siap memiliki seorang pemain berkulit hitam yang sangat hebat."
"Italia jelas tertinggal dari negara lain dalam hal ini. Jelas ada rasisme dalam sepakbola. Mungkin beberapa pihak tak menyadari, tetapi pemain berkulit hitam harus melakukan hal dua kali lipat dibandingkan pemain lainnya untuk membuktikan kemampuan mereka," tutur Raiola berpendapat.
Empat tahun lalu, Balotelli jadi kunci penting dalam keberhasilan Italia lolos ke babak final Piala Eropa 2012. Balotelli mencetak tiga gol, termasuk dua gol ke gawang Jerman di babak semifinal. Sayangnya, perjalanan Italia berakhir pahit lantaran kalah di tangan Spanyol di partai puncak. (ptr)