Arsenal memulai laga dengan gebrakan dari Hector Bellerin di sayap kanan. Pemain berusia 20 tahun asal Spanyol itu mendapatkan ruang dan waktu untuk menyerang dan memberikan umpan cutback kepada Alex Oxlade Chamberlain yang menusuk ke kotak penalti.
Tendangan Chamberlain masih melebar dari gawang Newcasle United.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertandingan berjalan stagnan di 10 menit selanjutnya. Kedua tim bermain dengan tempo lambat dan baik Arsenal maupun Newcastle United lebih memilih mengamankan bola ke lini belakang ketimbang memaksakan menyerang. Bagi Arsenal, pemain terbaik mereka di paruh musim pertama, Mesut Oezil, juga dijaga ketat sehingga ia tak bisa memberikan umpan-umpan terobosan.
Untuk memecah kebuntuan, Oxlade Chamberlain sempat mencoba peruntungannya dengan melakukan tendangan jarak jauh. Tapi upayanya sia-sia dan bola pun melebar jauh dari gawang.
Dua menit jelang babak pertama selesai, Wijnaldum kembali menjadi ancaman di kotak penalti Cech. Bola hasil tendangan semi-saltonya dengan mudah diamankan oleh Cech.
Kedudukan 0-0 ketika wasit membunyikan peluit tanda babak pertama selesai.
Arsenal: Cech; Bellerin, Mertesacker, Koscielny, Monreal; Flamini, Ramsey; Oxalde-Chamberlain, Özil, Walcott; Giroud.
Newcastle: Elliot; Janmaat, Mbemba, Coloccini, Dummett; Sissoko, Tiote, Colback, Wijnaldum; Perez, Mitrovic. (vws)