Pertandingan berakhir imbang 1-1 di babak pertama. Meski Spurs menguasai permainan, mereka ketinggalan lebih dahulu lewat skema serangan balik Everton di menit ke-20 yang berakhir dengan tendangan voli Aaron Lennon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Everton mendapatkan suntikan tenaga baru di sayap kanan lewat kehadiran pemain pengganti Gerard Deulofeu. Pemain muda Spanyol ini kemudian menciptakan peluang emas Everton di babak kedua.
Everton menggunakan strategi yang berbeda di babak kedua. Jika sebelumnya mereka lebih sering bertahan dan menyerahkan penguasaan bola kepada gelandang-gelandang Spurs, pertandingan berjalan lebih imbang dengan Everton balas mengurung Tottenham di area pertahanan mereka sendiri.
Pemain pengganti Muhamed Besic memaksa kiper Spurs Hugo Lloris melakukan penyelamatan gemilang di menit ke-77. Menyambut bola liar di luar kotak penalti, Besic mengirimkan tendangan voli keras yang mengarah ke gawang. Lloris pun perlu melakukan aksi akrobatik untuk menyelamatkan gawangnya tidak kebobolan.
Kedua tim sama-sama berusaha untuk mencetak gol di sepuluh menit terakhir dan terjadi berbalas serangan. Everton mendapatkan dua kesempatan yang lebih baik lewat serangan balik Lukaku dan Ross Barkley. Namun penyelesaian akhir yang tidak baik membuat peluang itu berakhir sia-sia.
Skor 1-1 ketika wasit membunyikan peluit panjang.
Hasil imbang ini membuat Spurs tetap berada di peringkat empat dengan total 36 poin dari 20 pertandingan. Sementara itu, Everton tetap bertahan di posisi sebelas dengan 27 poin.
(vws)