Chelsea bermain dengan dominan dan meyakinkan pada laga itu -- satu hal yang nyaris tak terlihat sepanjang musim ini. Baik Cesc Fabregas, Diego Costa, Willian, atau Oscar juga bermain cemerlang seperti musim lalu ketika Chelsea merebut mahkota juara liga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira John Obi bisa menjadi salah satu sosok kunci dalam membawa keseimbangan itu kembali."
Ini berubah di bawah Guus Hiddink. Mantan pelatih tim nasional Rusia itu lebih memilih mencadangkan Nemanja Matic dan memberikan tempat untuk Obi Mikel. Setelah memasukkannya sebagai tim inti melawan Chelsea, Hiddink juga kembali menurunkannya lawan Palace.
Obi Mikel membalas kesempatan itu dengan bermain baik. Selain melindungi lini pertahanan Chelsea, Obi Mikel juga menjadi pemain dengan akurasi umpan paling tinggi yaitu 95,2 persen.
"Sangat indah melihat seorang pemain yang bisa bertahan dengan sangat mulus," kata Hiddink soal penampilan Mikel.
Selain Hiddink, para suporter Chelsea juga mengapresiasi performa Obi Mikel dan menyanyikan namanya nyaris sepanjang pertandingan.
Sang pemain membayar pujian itu dengan juga memberikan pujian untuk Hiddink.
"Setelah ia (Hiddink) datang, para pemain lebih santai dan kami bisa menunjukkan itu dalam pertandingan," katanya. (vws)