Hal itu terjadi setelah BOPI mengeluarkan surat balasan yang menolak permintaan PT Liga untuk menggelar ajang ISL 2016. Sebelumnya, PT Liga melayangkan surat permohonan dengan nomor 556/Liga/XII/2015 kepada BOPI pada 28 Desember 2015.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat balasan BOPI dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal BOPI, Heru Nugroho, kepada CNNIndonesia.com. "Ya benar, kami telah mengeluarkan surat itu. Besok pagi akan dikirimkan kepada PT Liga Indonesia," kata Heru saat dihubungi lewat sambungan telepon.
PT Liga berencana menggelar turnamen jangka panjang yang akan diikuti klub-klub peserta ISL. Rencana kompetisi itu akan digelar mulai Februari atau Maret 2016.
Menanggapi hal tersebut, menjawab pertanyaan wartawan dalam grup khusus di layanan pesan digital, Menpora Imam Nahrawi pada 1 Januari 2016 menyatakan, "Siapapun dipersilakan menjadi operator, sponsor, dan penyelenggaran kompetisi dan turnamen karena memang itu yang diharapkan publik bola."
Dalam lanjutan pernyataannya Imam lalu menulis,"Asal dilakukan dengan baik, akuntabel, dan berkoordinasi dengan tim transisi dan BOPI sebagai kepanjangan tangan pemerintah. Jangan berandai-andai di luar itu karena pasti aparat kepolisian akan bertindak tegas."
Catatan redaksi: Paragraf mengenai konfirmasi surat balasan BOPI ditambahkan ke dalam tulisan pada 21.25 WIB (kid)