Pertanyaan soal suksesi kepemimpinan di Real Madrid muncul ketika Enrique menjalani wawancara jelang laga Piala Raja melawan Espanyol, Selasa (5/1). Hal ini terutama karena Enrique pernah bertikai dengan Zidane di laga El Clasico di musim 2002/2003.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak mengingat adanya konfrontasi dengan Zidane, tapi saya yakin bahwa kami hanya saling membela klub kami. Saya menghargainya sebagai seorang profesional," kata Enrique seperti dikutip dari AS.
Soal Zidane yang diangkat sebagai pelatih Madrid, Enrique juga enggan berkomentar karena belum melihatnya beraksi secara langsung. Satu-satunya hal yang dikomentari Enrique atas pergantian pelatih di Madrid adalah soal pemecatan Benitez.
"Saya tidak terkejut dengan pemecatan itu karena telah menjadi hal lumrah di sepak bola moderen. Manajer selalu menjadi orang pertama yang dimintai pertanggungjawaban ketika terjadi masalah," kata Enrique.
"Pada akhirnya kami semua akan menuju pintu keluar."
Enrique akan bertemu Zidane di laga El Clasico selanjutnya di Stadion Camp Nou, pada 3 April nanti. Di pertemuan pertama, Madrid dipermalukan 0-4 di Santigo Bernabeu. (vws)