Padahal menurut Lloris, faktor ini akan menjadi penentu kiprah Spurs di persaingan Liga Inggris musim ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap tim membutuhkan pengalaman. Hal itu tak bisa dibeli, yang perlu dilakukan adalah memainkan pertandingan. Setiap tim butuh (merasakan) menang dan kalah."
Namun, Lloris tak ingin serta-merta menyebut Tottenham sebagai kandidat juara. Penjaga gawang asal Perancis itu ingin timnya melangkah tahap demi tahap.
"Kami masih muda, dipenuhi talenta berbakat, dan tampil bagus sejauh ini. Ada semangat bagus di tim dan kami bekerja keras sehingga semuanya terasa positif. Tapi kami harus melangkah setahap demi setahap."
"Kita akan lihat dimana posisi kami sebelum 10 pertandingan terakhir liga. Pada saat ini kami hanya ingin berjuang dan tetap bertahan setinggi mungkin di liga," ," ujar Lloris berharap.
Tottenham sendiri sudah lama tak merasakan manisnya merengkuh gelar liga. Terakhir kali klub berusia 133 tahun itu meraih gelar liga terjadi pada musim 1960/61 silam. (ptr/ptr)