"Mereka (suporter Espanyol) menyebut diri mereka 'minoritas yang luar biasa'. Begitu minoritasnya mereka, bahkan mereka tak mampu memadati stadion mereka sendiri," ujar Pique seperti dilansir Marca.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rivalitas satu kota antara Barcelona dan Espanyol meruncing dalam beberapa pekan terakhir. Pasalnya, kedua tim bertemu tiga kali dalam kurun waktu dua pekan.
Penuh Kontroversi
Ejekan Pique merupakan buntut dari berbagai kontroversi yang menyelimuti pertemuan kedua tim sejak akhir pekan lalu. Penyerang Barcelona, Neymar, diklaim menjadi korban rasial pendukung suporter Espanyol.
Pada leg pertama 16 besar Piala Raja, kontroversi juga terjadi. Espanyol harus mengakhiri laga dengan sembilan pemain setelah Hernan Perez dan Pape Diop diganjar kartu merah dalam tempo tiga menit.
Penyerang Barcelona, Luis Suarez, juga turut terlibat insiden dengan pemain Espanyol baik di dalam dan luar lapangan. Penyerang asal Uruguay itu dikabarkan nyaris berkelahi dengan pemain Espanyol di lorong menuju ruang ganti tim.
Mengomentari insiden di lorong stadion usai pertandingan, pelatih Barcelona, Luis Enrique, dengan santai mengatakan, "Itu hanya nyanyian Natal." (har)