Akibatnya operator IBL 2016, Starting5 Sports Entertainment, masih belum dapat menetapkan besaran hadiah dan penghargaan untuk kompetisi itu.
"Kesulitan IBL 2015-2016 yaitu sponsor masih agak minim, tapi kita coba jalanin dulu saja dengan apa adanya. Juga awareness fans juga belum banyak tahu ajang ini karena kami pakai promotor baru," kata Hasan kepada para awak media, Jumat sore (8/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya kini tengah menunggu datangnya sponsor baru dan juga mempererat kerja sama dengan sponsor saat ini, yaitu Kratingdaeng, ron88, molten, motion sports, dan RTV.
Meski begitu, ia optmistis IBL musim ini dapat berjalan dengan baik. Ia menuturkan ada perbedaan antara IBL dengan kompetisi yang sebelumnya.
"Terobosan atau yang terbaru dari kita dengan yang sebelumnya tidak terlalu banyak. Dari kita, yang membedakan adalah pengemasan broadcasting yang kita akan tekankan jadi lebih baik," katanya.
"Secara teknis untuk peraturan pertandingan kita menambahkan instant replay ketika wasit bisa meninjau ulang kejadian rancu di pertandingan. Selebihnya kita mengacu ke peraturan FIBA."
Target untuk musim ini, ucap Hasan, adalah menjalankan kompetisi yang baik dan adil untuk semua tim.
(vws)