Di masa injury time babak kedua, Raheem Sterling sempat dijatuhkan oleh John Stones di kotak penalti. Namun wasit Roger East memutuskan hal tersebut bukanlah sebuah pelanggaran sehingga skor 0-0 pun bertahan hingga akhir pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedua kaki Raheem Sterling dilanggar oleh Stones. Namun bila wasit memutuskan untuk tidak meniup peluit, maka kami tak bisa mengatakan apa-apa lagi," kata Pellegrini seusai pertandingan.
"Mungkin di babak pertama jalannya laga begitu ketat, namun di babak kedua kami begitu dominan, baik dalam penguasaan bola maupun tembakan ke gawang."
"Kami menampilkan permainan yang cukup pantas untuk membuat kami memenangkan pertandingan. Normalnya, kami bisa mencetak gol di Etihad. Saya tak bisa mempercayai bahwa banyak peluang yang bisa dimentahkan oleh kiper mereka," ujar Pellegrini.
Dengan hasil seri ini, City masih berjarak tiga angka dengan Arsenal yang memimpin klasemen sementara Liga Inggris. City 'tertolong' oleh hasil 3-3 di laga Arsenal lawan Liverpool sehingga jarak mereka tidak melebar.
"Bila kami membuang dua angka di laga ini dan di laga lainnya Arsenal memenangkan pertandingan, maka hari ini akan jadi hari yang buruk bagi kami," kata Pellegrini.
Pellegrini pun mengaku punya alasan mengapa hanya melakukan satu kali pergantian pemain di saat timnya kesulitan membobol gawang Everton.
"Kami hanya berjarak 72 jam dari laga selanjutnya akhir pekan nanti jadi saya butuh pemain yang segar di laga berikutnya."
"Saya memasukkan David Silva karena ia memiliki sentuhan yang bagus di kotak penalti lawan. Saya pun tak berpikir bahwa City butuh pergantian lainnya di laga ini," ujar Pellegrini berpendapat. (ptr)