Namun, kedatangan Van Gaal ke Allianz Arena merusak karier Toni. Di bawah asuhan pelatih asal Belanda itu, Toni hanya tampil di tujuh pertandingan dan mencetak satu gol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbicara kepada Corriere dello Sport, Toni menganggap Van Gaal telah merusak kariernya. Penyerang 38 tahun itu juga mengeluarkan tuduhan yang aneh, dengan menyebutkan Van Gaal membenci pemain Latin.
Tuduhan Toni terbilang aneh. Pasalnya Toni berasal dari Italia, sementara Ribery dari Perancis. Lucio merupakan satu-satunya pemain Latin yang disebut Toni.
Selama menangani Van Gaal, mantan pelatih Barcelona itu memang mendepak sejumlah pemain Latin seperti Angel Di Maria, Rafael dan Angelo Henriquez. Namun, Van Gaal juga menggunakan jasa Marcos Rojo, Antonio Valencia, dan merekrut kiper Sergio Romero musim ini.
Tuduhan Toni datang di saat Van Gaal sedang mendapatkan tekanan di MU. Manajer 64 tahun itu dikabarkan akan dipecat manajemen MU jika kalah dari Liverpool akhir pekan ini.