Rodgers sempat menginginkan kehadiran Alexis Sanchez untuk menggantikan Luis Suarez yang hijrah ke Barcelona, namun malah mendapatkan penyerang asal Italia, Mario Balotelli.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rodgers yang mengaku 'terpaksa' menerima Balotelli di klub akhirnya tak mampu menangani pemain kontroversial itu. Pemain berusia 25 tahun itu bahkan hanya menghasilkan empat gol dari 28 penampilan bersama The Reds.
Penampilan inkonsisten dan tumpulnya lini depan The Reds terus berlanjut hingga musim ini dan pada akhirnya membuat Rodgers kehilangan kursi, awal Oktober lalu.
Rencana Berantakan
Kegagalan Liverpool merekrut Sanchez --yang akhirnya bergabung dengan Arsenal-- juga diakui membuat rencana Rodgers berantakan.
"Kami merasa akan mendapatkan Sanchez untuk menggantikan Suarez sehingga transisi tim akan berjalan dengan mulus. Kami juga akan mendatangkan Rickie Lambert," ujar Rodgers menjelaskan.
"Rickie akan menjadi opsi di lini depan kami, yang mampu memberikan hal lain dalam permainan. Tetapi kami akhirnya tak mendapatkan Sanchez dan tekanan malah berada di puncak Rickie. Bukan itu rencananya."
Dianggap akan menjadi pemain pelapis yang diturunkan di akhir-akhir pertandingan jika Liverpool kesulitan mencetak gol, Lambert justru sempat menjadi penyerang utama lantaran ketumpulan lini depan Liverpool.
"Dia seharusnya merupakan pemain yang masuk di saat-saat terakhir atau di pertandingan Piala Liga. Tapi Sanchez tak jadi datang, Fabio Borini pergi, Daniel (Sturridge) selalu cedera, sehingga penyerang yang kami miliki hanyalah Rickie Lambert," ujar Rodgers.
"Di usia 32 tahun, bermain di Liga Champions bukanlah hal ideal yang ia butuhkan." (vws)