Hal itu diungkap Ranieri terkait hasil imbang 1-1 Leicester dengan tim tuan rumah Aston Villa, Sabtu (16/1).
"Dia (Mahrez) amat fantastis pada awal musim dan sekarang banyak orang yang menjaga dirinya, mencoba merebut bola atau mengincar kedua kaki," kata Ranieri seperti dikutip dari Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak kalah dari Liverpool 0-1 pada 26 Desember 2015, hingga empat pertandingan selanjutnya, Leicester baru sekali menang. Dari empat laga itu, Leicester hanya mencetak dua gol, dimana pada dua pertandingan usai dikalahkan Liverpool harus imbang tanpa gol.
Dan, Mahrez, dua kali gagal memanfaatkan penalti yang bisa saja membuat Leicester menang dalam bulan ini. Pertama saat Leicester ditahan imbang AFC Bournemouth tanpa gol, 2 Januari 2016. Selanjutnya dalam laga di Villa Park, 16 Januari 2016.
"Seingat saya, ini adalah dua atau tiga kegagalan dari Riyad. Saya ingin berbicara dengannya. Jika dia tenang, jika dia ingin mencetak gol, dia dapat melanjutkannya," kata Ranieri.
Hasil imbang dengan Aston Villa membuat Leicester tetap tertahan di peringkat dua dengan jumlah poin sama dengan Arsenal hingga pekan ke-22. Arsenal yang berada di puncak klasemen serta Leicester di posisi selanjutnya sama-sama telah mengumpulkan 44 poin. (kid)