Sejumlah pemain senior di dalam skuat "Setan Merah" bahkan mengaku, metode "tangan besi" pelatih asal Belanda tersebut bikin pemain frustrasi. Van Gaal memang dikenal sebagai pelatih yang amat ketat mengatur disiplin pemain timnya.
Ia percaya bahwa dengan disiplin yang kuat, sebuah tim bisa mencapai prestasi yang gemilang di lapangan hijau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dilansir The Sun, salah satu ofisial tim MU yang tak ingin namanya dibeberkan, mengungkapkan bahwa mantan pelatih Bayern Munich itu mulai melunak. Ya, kebiasaan "tangan besinya" sedikit dikendurkan agar para pemain masih tetap merasa nyaman.
Setiap pemain bisa menentukan kapan ia akan makan siang, asalkan dengan tenggat yang sudah ditentukan.
"Para pemain biasa duduk bersama dalam satu waktu, seolah seperti anak sekolah dan itu amat membuat mereka tidak nyaman," ujar pria tersebut.
"Pelatih akhirnya mendengarkan keluhan dari salah satu pemain senior dan staf, serta memutuskan untuk memberikan mereka sedikit kebebasan dalam menentukan waktu makan siang."
Begitu pula dalam beberapa sesi latihan seperti penetapan jadwal, masih menurut keterangan sumber dalam MU, Van Gaal coba mendengarkan masukan dari para pemainnya.
Perubahan sikap Van Gaal dilakukan memasuki paruh kedua musim ini. Pekan lalu, para pemain "Setan Merah" meraih hasil positif dengan menaklukkan seteru abadi tim tersebut, Liverpool, skor 1-0. Dengan kemenangan itu, perlahan tapi pasti, MU mulai merangkak ke peringkat kelima klasemen pekan ke-22 Liga Primer Inggris. (bac)