Tapi bidikan utama dalam kepala Maria tetap satu: Olimpiade 2016 di Rio Janeiro. Taiwan Terbuka hanya menjadi uji coba terakhirnya sebelum ia bertolak ke Brasil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Catatan yang ia cetak pada Agustus tahun lalu bukan satu-satunya kejutan yang dibuat Maria dalam lembaran sejarah olahraga tanah air. Secara tak terduga ia memenangi emas Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, dengan lompatan sejauh 6,55 meter. Maria menjadi satu dari empat penyumbang medali emas Indonesia selain M.Ahsan/Hendra Setiawan dan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dari cabang bulutangkis, dan Juwita Niza Wasni di nomor Nanquan, Wushu.
Kesuksesan Maria di ajang SEA Games harus dibayar mahal. Dalam kondisi yang tidak 100 persen, Maria memaksakan diri mengikuti final lompat jangkit setelah ia merebut emas lompat jauh.
Maria menegaskan ia tak menyesal dengan keputusannya tersebut. "Sudah latihan keras, masak tidak jadi ikut," katanya.
Cedera itu memaksa Maria tak bisa berlatih maksimal dalam tiga bulan terakhir. Ia hanya bisa berlatih ringan dan tidak bisa sama sekali melompat. Itu pertama kali dalam kariernya Maria absen dalam jangka waktu panjang. Sejak kelas enam Sekolah Dasar hingga kini berusia 25 tahun, lompat jauh selalu berada dalam menu kegiatannya sehari-hari.
Tak heran, ketika ia dinyatakan telah bugar dan bisa melompat kembali, Maria teramat bahagia.
"Senang sekali rasanya. Sekarang sudah balik, balik, balik," kata Maria sembari tertawa. "Rasanya seperti pertama kali kenal lompat."
Ketika melakukan lompatan pertamanya seusai cedera, Maria mengaku masih punya keraguan dan "masih menyimpan-nyimpan" tenaga karena takut akan mempengaruhi cederanya. Tapi kondisinya semakin membaik dan ia sudah menambah porsi latihan.
Maria kini masih memfokuskan pada latihan meningkatkan daya tahan dan kekuatan. Latihan intensif untuk meningkatkan kemampuan lompatan baru akan ia jajal di sesi intensif satu bulan jelang kompetisi.
Ia membidik bisa kembali ke kondisi 100 persen dua bulan lagi. "Mudah-mudahan ya," katanya sembari tersenyum ceria kembali. (vws)