"Arrow itu nama tim futsal saya di Ambon. Beta itu kan artinya saya, jadi maskudnya adalah saya bagian dari tim futsal Arrow. Itu permintaan teman-teman di tim futsal saya kalau Mitra sampai lolos ke final," kata Rizky saat berbincang dengan CNNIndonesia.com di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (25/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sering dipanggil jika tim Arrow ikut turnamen. Tapi, itu (bermain di tim futsal Arrow) saya lakukan kalau turnamen atau kompetisi sepak bola libur."
Mantan pemain Persipasi Bandung Raya (PBR) itu mengomentari penampilannya di final PJS. Meski menang 2-1 atas Semen Padang, namun ia belum puas dengan performanya di lapangan.
"Saya masih butuh belajar, banyak kekurangan, tambah stamina dan kecepatan, belajar teknik lagi. Pokoknya, masih ingin belajar untuk jadi lebih baik lagi," ujar mantan pemain SAD Uruguay itu.
Kendati demikian, Rizky memuji kerja keras rekan-rekannya selama pertandingan. Ia bersyukur bisa meraih juara dan dapat membanggakan warga Kutai Kartanegara.
Gelandang 23 tahun itu pun kini belum dapat memastikan masa depannya bersama Naga Mekes selepas turnamen PJS. "Sekarang kami tidak tahu selesai turnamen ada apa? Saya hanya berharap ada kompetisi jangka panjang." (jun/jun)