"Tottenham, muncul tiba-tiba dan kini hanya terpaut dua poin dari Arsenal (peringkat ketiga). Padahal sebelumnya tak ada yang membicarakan mereka," ujar Henry kepada Sky Sports.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Spurs dan Arsenal, persaingan menuju trofi Liga Primer ini juga diramaikan oleh Leicester City di puncak klasemen sementara dan Manchester City yang menempel ketat di belakangnya.
Mantan klub Henry sendiri, Arsenal, gagal menempel Leicester di puncak klasemen setelah tumbang 0-1 dari rival sekota, Chelsea, Minggu (24/1).
The Gunners juga harus kehilangan salah satu pemain mereka, Per Mertesacker, yang diganjar kartu merah akibat pelanggaran terhadap Diego Costa. Striker asal Spanyol itu semakin menambah luka Arsenal dengan menjadi pencetak gol tunggal kemenangan The Blues.
"Selalu ada ekspektasi besar ketika Arsenal berhadapan dengan Chelsea. Apakah Arsenal bisa mengalahkan mereka? Pada akhirnya, lagi-lagi Diego Costa dan Chelsea yang tertawa di akhir pertandingan," ujar Henry.
"Selalu sulit mendapatkan poin setelah kehilangan pemain, tetapi mereka (Arsenal) juga tak mengawali laga dengan baik." (jun/jun)