Meski bakal menghadapi tim sekelas Lega Pro (setingkat Divisi Tiga), sang ahli strategi "I Rossoneri" ogah meremehkan kekuatan tim arahan Angelo Gregucci itu. "Saya selalu ingatkan pemain bahwa mereka harus menganggapnya dengan serius laga nanti," Miha,sapaan akrabnya menerangkan.
"Besok (dini hari nanti), Alessandria bakal seperti tim Serie A Italia lainnya bagi kami."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak sekali pemain hebat yang tak memenangkan satu gelar pun. Jadi, tak akan termaafkan apabila Milan gagal ke final."
"Jika melihat peluangnya, memang lebih besar di Copa Italia ketimbang di Liga (Italia). Tapi jika sekalinya kalah, Anda benar-benar gagal. Tapi kami akan mengupayakan di dua kompetisi itu," Mihajlovic menerangkan.
Untuk memuluskan langkahnya itu, pelatih asal Serbia tersebut akan menurunkan skuat komplet menghadapi Alessandria nanti. "Jika kami memenangkan laga, kami sudah menempatkan satu langkah kami di final," Mihajlovic menerangkan.
"Ada dua leg yang sangat penting bagi kami. Kami harus mencegah Alessandria dan teman kami Gregucci (pelatih Alessandria) tampil lebih luar biasa dan akan memainkan skuat dengan kekuatan penuh," ia menerangkan.
Pemain yang menyudahi kariernya sebagai pemain di Internazionale Milano itu pun tak peduli jika timnya harus menghadapi derby menghadapi Inter Milan, Minggu (31/1) mendatang.
"(Mario) Balotelli dan (Kevin Prince) Boateng harus tampil untuk mengembalikan performanya, tapi mereka harus bekerja keras untuk bisa dimainkan. Saya belum memutuskan apakah mereka akan dimainkan, masih ada sesi latihan lagi," ia mengungkapkan.
Milan sukses mengalahkan tim Serie A, Carpi, 2-1, pada laga perempat final Copa Italia, 14 Januari lalu. (bac)