Calderon meyakini konsistensi permainan Barcelona terus berlanjut sejak diasuh Johan Cruyff antara 1988 hingga 1996. Sebaliknya Madrid terus mengalami krisis identitas karena terlalu sering melakukan pergantian pelatih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak ditangani Cruyff pada 80an, Barcelona telah menciptakan pakem tertentu dan cara bermain yang mudah dipahami. Filosofi bermain yang diyakini itu terus dipertahankan meski sempat terpuruk hingga berbuah manis sesuai dengan rencana.
Sebanyak 10 pelatih silih berganti menukangi El Real di era kepemimpinan manajemen Perez. "Ini sesuatu yang mustahil ditemui di klub besar lainnya," tambah Calderon.
Korban pertama pelatih yang dipecat Perez adalah pelatih kawakan asal Spanyol, Vicente del Bosque. Dilanjutkan dengan pemecatan Carlos Queiroz, Jose Antonio Camacho, Mariana Garcia Remon, Vanderlei Luxemburgo, Juan Ramon Lopez Caeo, Manuel Pellegrini, Jose Mourinho, dan Carlo Ancelotti.
Rafael Benitez menjadi pelatih terbaru yang dipecat Perez di awal Januari 2016. Bagaimana dengan nasib pelatih anyar Los Blancos Zinedine Zidane? (jun)