Skor 1-1 di babak pertama sudah cukup membawa Everton lolos ke babak final namun kemudian City mencetak dua gol di 20 menit terakhir untuk menang 3-1 di akhir pertandingan.
Gol Kevin de Bruyne yang merupakan gol kedua City yang ditunjuk Martinez sebagai titik kontroversial di laga ini. Pasalnya sebelum bola disodorkan oleh Raheem Sterling kepada De Bruyne, bola sudah lebih dulu keluar lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertandingan dua tim ini merupakan duel yang menarik. Kami tentu saja tak menyangka bisa kebobolan dengan cara seperti itu. Hal tersebut sangatlah sulit untuk diterima," tutur Martinez.
"City adalah tim yang bagus. Bila mereka mencetak gol dengan cara yang benar, maka kami akan menerima kekalahan ini."
"Gol pertama City terjadi karena bola pantulan, namun untuk gol kedua, bola benar-benar sudah keluar," ujar Martinez kembali mengulangi kekecewaannya terhadap gol kedua City.
Meski gagal meraih tiket menuju babak final, Martinez berharap Everton bisa semakin termotivasi usai kegagalan di babak semifinal Piala Liga.
"Kami bermain baik di awal laga dan memuaskan para pendukung kami. Tentu saja sangat menyakitkan gagal membawa pendukung kami menuju Wembley."
"Everton adalah kumpulan para pemain muda yang memiliki kemampuan bagus. Saya berharap kami bisa menjadikan performa hari ini sebagai inspirasi untuk tampil bagus di laga-laga berikutnya," kata Martinez.
Everton masih memiliki kans untuk meraih trofi musim ini lantaran mereka masih bertahan di babak keempat Piala FA. Di babak tersebut Everton akan menghadapi Carlisle United.
Sementara itu di Liga Inggris, Everton saat ini masih terpaku di posisi ke-12, tertinggal tujuh angka dari zona Liga Eropa. (ptr)