Pep telah memutuskan keluar dari Allianz-Arena di akhir musim untuk mendapatkan tantangan baru di Inggris. Persaiangan ketat Liga Primer diakui bisa menambah pengalamannya dalam melatih.
"Anda telah melakukan segalanya selama tiga-empat tahun di sini (Munich)," ujar Guardiola kepada Sport1. "Anda membutuhkan musuh untuk menjadi lebih baik dan Anda membutuhkan tantangan untuk menjadi lebih baik. Selalu dibutuhkan tantangan baru."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan, ketika masih menangani Barcelona di La Liga Spanyol, Guardiola juga memiliki 'musuh' yang mumpuni dalam diri arsitek Real Madrid, Jose Mourinho, dan bos Atletico Madrid, Diego Simeone.
Selain Klopp, Liga Inggris telah memiliki Arsene Wenger (Arsenal), Louis van Gaal (Manchester United), dan Manuel Pellegrini (Manchester City). Selain itu, Guardiola juga masih punya rival tangguh lainnya yang berada dalam diri Mauricio Pochettino (Tottenham Hotspur) dan Ronald Koeman (Southampton).
Kedatangan pelatih berusia 45 tahun itu juga berpotensi menyingkirkan salah satu manajer top di Tanah Britania. Pellegrini menjadi kandidat utama manajer yang akan kehilangan kursinya jika Guardiola merumput di Liga Inggris. (jun)