"Orang-orang menyalahartikan kondisi ini karena saya seorang pebasket cerdas," kata James dengan jengkel seperti yang dikutip dari The Guardian, Jumat (29/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
James menegaskan ia tidak ada sangkut paut dengan keputusan Cleveland memecat Blatt yang beberapa bulan sebelumnya mengantar Cavs ke final NBA.
"Anda bisa tanyakan kepada seluruh pelatih liga saya sejak kecil, pelatih SMA, sampai pelatih di NBA. Saya selalu menghormati apa yang mereka ingin lakukan. Dan saya bukan pemilik tim, saya bukan manajer umum tim. Saya adalah pemain dari sebuah tim," tutur James menegaskan.
James Tak Pedulikan Kritikus
Pebasket yang pernah jadi MVP NBA sebanyak 4 kali itu sebelumnya telah dilabeli sebagai 'pembunuh pelatih' karena jiwa kepemimpinan James begitu dominan di lapangan. Namun James menolak label tersebut.
"Saya tidak tahu. Tidak ada yang spesial bagi saya saat membantu rekan saya memberikan bantuan nasihat di lapangan dan saya dengan senang hati melakukan apapun yang berdampak positif bagi tim."
"Hal itulah yang juga menolong saya memenangkan dua gelar pada 2012 dan 2013," kata mantan pemain Miami Heat ini.
James mengecam orang-orang yang membuat namanya kotor tanpa alasan yang jelas. Namun pebasket 31 tahun ini tidak merasa khawatir.
"Saya punya 14 rekan di sini (Cavs). Saya punya penggemar di Cleveland dan juga seluruh dunia yang mencintai dan menghormati apa yang saya lakukan."
"Saya tidak perlu cemas terhadap sebagian kelompok orang yang ingin menggunakan energi negatifnya untuk menyingkirkan energi positif saya. Saya tidak boleh membiarkan itu terjadi," ucapnya.