Dengan penampilan ciamiknya itu, Pellegrini semakin yakin bahwa klubnya tak salah memilih striker muda potensial tersebut. Pelatih asal Cile itu pun mengungkapkan bahwa City tak sedikit berkorban untuk mendapatkan tanda tangan pemain asal Nigeria itu. "Kelechi (Iheanacho) merupakan pemain muda yang sangat bagus," katanya, seperti dikutip BBC Sport.
"Kami membiarkan (Edin) Dzeko dan Stevan Djovetic pergi karena saya sudah memantau Kelechi setiap hari dan saya tahu kemampuannya. Saya sangat senang."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga memberikan pujian terhadap beberapa pemainnya yang menjadi kunci kesolidan City. "Bacary Sagna bermain bagus di bek tengah. Ia tidak membuat satu kesalahan pun. (Willy) Caballero juga bermain sangat solid di bawah gawang," ucap Pellegrini.
Ia menggenapi gol ketiganya pada menit ke-74 dan ditutup oleh gol Raheem Sterling, dua menit kemudian.
Khusus untuk gol penalti, Pellegrini mengungkapkan alasan kenapa Iheanacho yang melakukannya. Ia menerangkan, Sterling ingin mengambil tendangan penalti tersebut.
"Tapi saya katakan kepada Bacary Sagna untuk meminta Kelechi (Iheanacho) melakukan tendangan penalti. Saya melihatnya melakukan latihan tendangan pelatih setiap hari. Jadi, ia yang harus melakukannya."
Iheanacho bergabung bersama Akademi Manchester City pada 10 Januari 2014. Ia juga dibawa Pellegrini pada saat timnya melakoni tur pramusim ke Amerika Serikat.
Meski belum resmi bergabung di tim itu, Iheanacho dimainkan dalam sejumlah pertandingan pramusim tersebut. Alhasil, ia mencetak gol oertama debutnya di City saat "The Citizens" mengalahkan Kansas City 4-1. (bac)