Juventus yang memulai laga lebih dulu di hari yang sama, memang mencatat kemenangan 4-0 atas tuan rumah Chievo. Sebagai catatan, ini merupakan rekor enam kali kemenangan beruntun yang kembali diraih Napoli sejak 1988 silam.
Kemenangan tersebut membawa Napoli menjauh dua poin (50) dari "Si Nyonya Tua" (48) di klasemen sementara Serie A. Selisih tersebut tentu belum membuat "I Partenopei" benar-benar aman karena Juventus terus membuntuti dengan ketat di posisi kedua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Napoli memang mengincar kemenangan untuk segera keluar dari situasi sulit. Tapi persoalannya adalah mencoba mengatasi permainan bagus Empoli."
Menurutnya, target scudetto Napoli tak ada kaitannya dengan Juventus yang juga sedang berjuang meraih posisi puncak pula. "Kebetulan jarak poin kami cukup berdekatan. Kami memiliki catatan hebat sejauh ini dan kami merasa haus serta bergairah mengejar gelar, tapi tak dijadikan beban," Sarri mengungkapkan.
Ia juga tak ingin terlalu jauh melihat peluangnya ke depan karena itu justru bisa menggagalkan impian mereka meraih gelar juara Serie A. "Kami harus belajar membenahi pertahanan kami agar lebih solid lagi dan kami harus fokus mengejar poin, meski tidak mencetak empat atau lima gol pun," tutur Sarri.
Sarri juga memuji performa Lorenzo Insigne yang mencetak satu gol ke gawang Empoli melalui tendangan bebas. "Lorenzo (Insigne) merupakan pemain muda paling bertalenta di Italia. Masih banyak waktu baginya untuk terus belajar membantu timnya, terutama meningkatkan daya jelajahnya di lapangan," ujar mantan pelatih Empoli itu.
"Memang bukan untuk seluruh babak, hanya 10 menit, tapi saya rasa ia sudah melakukannya dengan baik." (bac)