Selain itu, Tinton juga menepis anggapan penggunaan APBN yang tak dapat digunakan di sektor swasta seperti Sentul, menjadi penghalang sirkuit itu untuk menjadi tuan rumah MotoGP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Lagipula) Penggemar otomotif kan banyak. Dari dulu Sentul kan juga (menggunakan dana) sendiri."
"Ini swasta. Jadi dana siap. Lu kira gue miskin?" ujar Tinton ketika didesak masalah anggaran. Tinton Soeprapto |
Namun, Tinton menyatakan dirinya tak khawatir kekurangan dana untuk renovasi Sentul, meski tak mendapat kucuran dan APBN dari pemerintah.
"Ini swasta. Jadi dana siap. Lu kira gue miskin?" ujar Tinton ketika didesak masalah anggaran.
Selain itu, Tinton juga mempertanyakan munculnya Palembang sebagai salah satu alternatif tuan rumah MotoGP.
Pasalnya, ibukota Sumatera Selatan itu dianggap belum mampu menyelenggarakan ajang besar seperti MotoGP.
"Palembang? Lihat pelabuhannya seperti apa? Hotelnya bisa tidak menampung banyak orang?" ujar Tinton menambahkan. (ptr)