"Saya ingin buktikan adalah benar bahwa saya katakan dia adalah seorang pencuri. Saya juga katakan ini secara terbuka dalam berbagai kesempatan dan selama persidangan karena saya adalah korban," kata Maradona seperti yang dikutip dari SK Football, Selasa (2/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka (pihak Villafane) telah mencoba segala kemungkinan untuk membuat saya menyerah atas klaim saya. Mereka pergunakan cucu saya untuk mengubah pikiran saya tapi mereka tidak akan berhasil karena yang saya minta adalah keadilan dan kebenaran,' ucap Maradona.
"Anak perempuan saya berpikir saya berada di pihak yang salah. Walau begitu, saya akan terus berjuang sampai dia (Villafane) memberikan apa yang dia curi."
"Saya akan terus seperti ini walaupun ini menghancurkan hati saya karena tidak dapat melihat cucu laki-laki saya lagi," ujar Maradona menegaskan.
Maradona dan Villafane menjalin ikatan pernikahan selama 14 tahun dari 1989 sampai 2003.
Skandal dugaan penipuan yang melibatkan Maradona dan Villafane muncul pada 2015 lalu dan hingga kini persoalan suami-istri tersebut belum terselesaikan. Sebelumnya, Villafane pun menuding mantan suaminya melakukan penggelapan uang hingga US$ 6 juta atau sekitar Rp 82 miliar. (ptr)