Pada bursa transfer musim dingin Januari lalu pun Leicester telah berusaha keras menahan Vardy agar tak direkrut oleh klub lain. Tantangan Leicester untuk mempertahankan Vardy bakal lebih besar pada musim panas mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Leicester sendiri tak perlu merasa terlalu khawatir lantaran Vardy sejauh ini mengaku betah di Leicester.
Kegemilangan Vardy di paruh pertama sempat dipertanyakan saat bulan Januari torehan golnya berhenti. Namun performanya dalam dua pertandingan terakhir kembali membuat Vardy diperhitungkan.
Terlebih, Vardy sukses menunjukkan insting golnya yang sangat tinggi lewat gol brilian ke gawang Liverpool.
"Saya rasa saya tak pernah mencetak gol yang lebih baik dibandingkan saat ini. Saat itu Mignolet terlihat jauh dari gawang."
Ketika saya menghampiri bola umpan Riyad Mahrez, tak ada satu pun pemain Leicester yang dekat dengan saya jadi saya putuskan untuk melakukan tembakan dan beruntung bolanya berhasil lepas dari jangkauan kiper," kata Vardy.
Saat ini sendiri Vardy telah berusia 29 tahun dan merupakan salah satu pesepakbola yang telat bersinar. Sampai usia 25 tahun, Vardy hanya hilir-mudik di Liga Amatir sebelum dibeli Leicester pada usia 25 tahun.
Ketika itu Leicester masih berlaga di divisi Championship dan baru promosi ke Liga Inggris tahun 2014. Setelah hanya mencetak lima gol di musim pertamanya, Vardy menjelma jadi sensasi musim ini termasuk keberhasilannya memecahkan rekor gol beruntun milik Ruud van Nistelrooy. (ptr)