"Daud tetap harus waspada terhadap lawannya. Tapi ia bisa pukul KO," kata Pical ketika ditemui di acara konferensi pers Daud di Senayan, Jakarta, pada Selasa lalu.
Kehadiran Pical dalam acara itu bukan kebetulan semata. Sebelum Daud naik ring, Pical juga akan mencicipi kembali rasanya bertarung meski hanya dua ronde dalam sebuah partai hiburan.
Lihat juga:Daud Yordan: Saya Bukan Penakut |
Menurut promotor Daud, Raja Sapta Oktohari, kehadiran petinju yang akrab dipanggil Elly ini adalah bentuk dukungan terhadap kebangkitan tinju Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Elly memulai karier profesional pada 1983. Ia mencetak sejarah ketika merebut gelar Orient and Pacific Boxing Federation (OPBF) dengan mengalahkan Chung Hi-yung dari Korea Selatan pada 19 Mei 1984.
Lihat juga:Daud Yordan: Pukul, Pukul, dan Pukul |
Meski kini telah berusia 55 tahun, baik Okto dan Elly sendiri tidak khawatir dengan kondisi fisiknya ketika naik ring besok nanti.
"Saya ini khusus meramaikan. Biar memberikan semangat untuk adik saya, berjuang demi bangsa dan negara," ucap Elly.
(vws)