Pebalap asal Italia itu mengakui Lorenzo tampil lebih cepat sepanjang tes di Sirkuit Sepang. Namun, Rossi mengklaim melakukan tugas lebih berat dibanding Lorenzo untuk bisa mendapatkan setelan motor M1 yang cocok untuknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejujurnya, saya melakukan lebih banyak tugas kotor dibanding Lorenzo. Menjalankan lebih banyak lap dan semuanya. Dia lebih fokus pada performa. Tapi, catatan waktunya sangat impresif," sambungnya.
"Saya senang dengan hasil tes, karena kami mencoba banyak hal. Saya pikir kami bisa memberikan banyak informasi bagus untuk meningkatkan performa motor. Catatan waktu saya juga tidak buruk," tegas Rossi.
"Kami masih harus bekerja keras dan pertanyaan terbesar ada di motor. Kami akan mencoba sekali lagi di Phillip Island, karena motor baru kami tidak terlalu buruk. Yamaha melakukan tugas luar biasa dengan sistem elektronik, dan Michelin melakukan tugas impresif dengan ban depan."
Ditanya mengenai performa Casey Stoner, yang merupakan salah satu rival abadinya, Rossi enggan menjawab. Stoner yang merupakan pebalap tes Ducati menjadi rider tercepat kelima pada tes hari terakhir.
Rossi hanya mengatakan, berdasarkan tes di Sepang, pebalap 36 tahun itu yakin persaingan di MotoGP 2016 akan kembali berlangsung dengan ketat dan kompetitif.
"Senang melihat catatan waktu seperti ini: Lorenzo, Rossi, Marquez, Stoner, dan Pedrosa. Itu bagus untuk kejuaraan, jadi di level ini sudah sangat bagus," ucap Rossi. (har)