Kemenangan akan membuat Leicester menjauh dari kejaran Man City sedangkan kekalahan akan membuat skuat asuhan Ranieri terkejar dan memiliki poin yang sama dengan Man City.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Manchester City memiliki banyak pemain yang sangat berbahaya. Kami mungkin saja memainkan pertandingan yang sempurna namun tetap kalah karena Man City memiliki sejumlah pesulap di dalam timnya," ujar Ranieri seperti dikutip dari situs resmi klub.
"Duel nanti tetap terbuka bagi kedua tim. Kami juga datang dengan tekad memenangkan pertandingan. Kedua tim ingin menang, jadi mungkin saja duel berakhir seri," tutur pelatih asal Valencia tersebut.
Menurut Ranieri, kunci kekuatan City adalah keberhasilan mereka mengatasi tekanan yang ada sebagai pemuncak klasemen. Leicester selalu berhasil tampil tanpa beban berlebihan.
"Kami tahu bahwa laga lawan Man City adalah laga yang sulit, namun mulai dari sekarang, seluruh laga yang kami mainkan adalah laga sulit bagi kami."
"Kami tak terlalu menganggap penting siapa lawan yang ada di depan kami, karena fokus kami adalah cara kami bermain di lapangan," tutur Ranieri.
Salah satu harapan Leicester untuk bisa meraih hasil positif di markas Man City adalah Jamie Vardy. Striker berusia 29 tahun ini mencetak tiga gol dalam dua laga terakhir di Liga Inggris.
"Musim ini berjalan sangat fantastis bagi Vardy. Tentu hal itu sangat menyenangkan bagi dirinya, Leicester, dan juga bagi para pendukung," ucap Ranieri. (ptr)