Meski diperlakukan seperti itu, Valdes tetap merasa harus berterima kasih kepada Van Gaal. Hal itu tak lain lantaran hubungan keduanya di Barcelona dua dekade silam. Saat itu Van Gaal merupakan pelatih Barca sedangkan Valdes adalah kiper yang berasal dari tim junior.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah itu saat saya cedera, dia mengajak saya untuk bergabung dengan Manchester United. Tentu saja saya harus berterima kasih untuk itu," ujar Valdes seperti dikutip dari Goal.
"Ketika saya punya kesempatan untuk bermain dengan Standard, maka saya tak ragu-ragu mengambilnya."
"Saya memiliki dua opsi, bertahan di United tanpa kesempatan bermain atau datang ke Standard untuk kembali bermain di lapangan," kata Valdes.
Begitu antusiasnya Valdes untuk bisa kembali mendapat kesempatan bermain di lapangan membuat dirinya tak punya kesempatan untuk terlalu mengenal Liege.
"Saya buat keputusan untuk pindah hanya dalam empat hari. Saya pindah dari Manchester dengan cepat dan bahkan saya tak punya kesempatan bertanya pada Marouane Fellaini tentang klub atau kota ini."
"Saya ingin kembali menjadi pemain sepakbola sesungguhnya. Saya ingin bermain hingga usia 40 tahun," ujar Valdes. (ptr)