Namun, kemenangan itu tak membuat Ranieri besar kepala dan tak ingin langsung membicarakan kans juara timnya. Manajer asal Italia itu menyatakan tim asuhannya harus bermain tanpa beban agar tak terpeleset.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin menunggu hingga akhir April (sebelum berbicara tentang kans juara) karena saya tahu pertandingan-pertandingan terakhir sangatlah sulit."
Setelah itu, jalan Leicester menuju tangga juara cenderung relatif mulus lantaran hanya menghadapi tiga klub tangguh di 13 pertandingan terakhir. Pasalnya, Leicester telah melewati hadangan klub-klub papan atas Liga Primer.
Selain masih menghadapi Arsenal, skuat besutan Claudio Ranieri wajib mengatasi West Ham United (16/4), Manchester United (30/4), dan Chelsea di pengujung liga, Mei mendatang. (jun)