"Ketika kami baru memiliki kerangka karbon pada 2009, saya percaya kami memiliki motor terbaik di lintasan, dan kurang beruntungnya saya tidak mampu melengkapi musim. Tetapi dalam opini saua, dari GP Katalonia (2009), motor itu luar biasa," kata Stoner seperti dikutip dari Crash.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ducati memulai penggunaan fiber-karbon ketika pabrikan-pabrikan asal Jepang masih tergila-gila dengan aluminium. Ducati memulai riset itu kurun waktu 2003-2008. Tim pabrikan Italia itu pun berhasil melakukan uji coba pada 2008 dan menggunakannya untuk musim 2009.
"Sejujurnya, sangat sulit untuk membandingkan, ditambah lagi perubahan (ban) dari Michelin ke Bridgestone, (kapasitas mesin) 1000cc ke 800cc, sudah banyak perkembangan sejak saat itu," jawab Stoner.
Namun, Stoner tetap mengakui bahwa bahan utama karbon memiliki potensi yang masih bisa dikembangkan.
"Saya bisa mengatakan itu karena adala alasan bagus, mengapa kami (Ducati) masih menggunakan lengan ayun karbon, karena karbon memiliki potensi yang besar," ujar pebalap asal Australia tersebut. (kid)