Nama Gurdiola melejit sejak musim pertamanya menduduki jabatan pelatih utama Barcelona. Berbeda dengan Giggs yang masih belum mendapat kesempatan menjabat manajer utama di MU. Pria asal Wales itu hanya sempat mencicipi jabatan manajer sementara menggantikan David Moyes yang dipecat pada 2014.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini Giggs memang belum mendapat kepercayaan penuh menakhodai MU secara penuh. Bahkan, petinggi klub dikabarkan tengah menjalani proses negosiasi dengan manajer sensasional, Jose Mourinho. Mantan manajer Chelsea itu dianggap banyak pengamat sebagai sosok yang paling pantas menggantikan Van Gaal.
Meski demikian, Robson tetap mempercayai Giggs untuk memimpin MU di masa mendatang. Dua musim bekerja sebagai pendamping Van Gaal dianggap bekal yang cukup bagi Giggs.
“Dia mewakili jiwa Manchester United. Dia telah menjadi bagian dari klub sejak berusia 13 tahun dan tahu apa yang diharapkan. Tidak ada seorangpun yang bisa melakukan pekerjaan lebih baik daripada Ryan,” ujar pria 59 tahun itu. (jun)