Kemudian, pada dekade kedua millenium ketiga posisi Woods sebagai pegolf tertangguh dunia diambil alih Rory McIlroy. Namun, McIlroy tak bisa begitu saja mengklaim dirinya sebagai nomor satu sebelum menghadapi Woods dalam sebuah ajang kompetisi.
Woods, yang kini berusia 40 tahun, lebih sering berkutat dengan cedera dan sering terseret masalah pribadi di luar dunia golf. Tak ayal, situasi itu pun secara tak langsung membuat Woods tak kunjung melawan McIlroy di turnamen besar golf.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
McIlroy menapaki dunia golf profesional di ujung kejayaan Woods. Terakhir kali Woods memenangkan turnamen besar terjadi pada 2008 silam di Amerika Serikat Terbuka. Itu terjadi satu tahun setelah McIlroy menapak ke dunia golf profesional.
Berhasil memenangkan 79 tur PGA sepanjang kariernya, termasuk 14 turnamen besar, Woods memang dianggap sebagai salah satu pegolf tersukses yang pernah ada.
Namun, cedera lutut yang dialami Woods pada 2008 silam menjadi titik mundur dari prestasi mengilap pegolf bernama asli Eldrick Tont Woods itu.
Karier Woods bahkan semakin berantakan setelah konflik rumah tangganya yang terkuak kepada publik pada 2009 silam. Hal itu tak pelak membuat pegolf yang kini berusia 40 tahun itu vakum dari dunia golf dan berujung pada hengkangnya sejumlah sponsor yang terikat kontrak dengannya.
Saat ini Woods memang telah kembali bermain golf. Namun ia masih berkutat dengan cedera punggung. Cedera itu telah membuat Woods menjalani tiga operasi dalam kurun 19 bulan terakhir.
"Saya akan sangat senang dapat melihatnya kembali, sebagai pecinta golf, saya ingin setidaknya sekali menghadapinya lagi (di turnamen besar)," ujar McIlroy melanjutkan. (kid)