Verbeek bahkan mengatakan aksi Robben itu membuatnya malu sebagai sesama orang Belanda.
Robben terjatuh setelah menerima tekel Jan Simunek di kotak penalti pada menit ke-43. Simunek kemudian diusir keluar oleh wasit, namun Munich gagal memanfaatkan hadiah dari titik putih karena tendangan Thomas Mueller masih bisa diblok kiper Manuel Riemann.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi saya, itu sebuah simulasi," kata Verbeek seperti dikutip dari Goal. "Ia (Robben) mencari-cari kakinya (Simunek). Saya seorang Belanda dan saya malu. Tapi kami tahu Robben memang seperti ini dari caranya bermain di tim nasional."
Robben sendiri tetap bersikukuh bahwa ia tidak melakukan simulasi dan Simunek memang melakukan pelanggaran.
"Ia orang terakhir, sangat jelas bahwa hal itu merupakan pelanggaran," kata eks pemain sayap Chelsea dan Real Madrid itu. "Seperti itulah peraturannya."
Di semifinal, Munich akan bertemu dengan Werder Bremen pada 19 dan 20 April nanti. Munich sendiri adalah pemegang rekor pemenang Piala Jerman terbanyak yaitu 17 kali.
(vws)