Kalah jumlah pemain gawang Leicester kemudian dibobol Arsenal dua kali lewat Theo Walcott dan Danny Welbeck. Kekalahan tersebut membuat keunggulan Leicester di puncak klasemen terpangkas menjadi hanya dua poin atas Arsenal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir wasit (Atkinson) terlalu keras kepada kami. Jika 11 lawan 11, saya yakin kami bisa menang. Pertandingan sudah dipenuhi pelanggaran, jadi mengapa harus mengusir pemain?" sambungnya.
"Kami tahu Arsenal tim fantastis, mereka menggerakkan bola dengan cepat. Kami berusaha serangan balik dan kami mengontrol pertandingan sangat baik. Mereka mencetak gol di peluang terakhir, mereka lebih pandai," ucap Ranieri.
"Kami masih di puncak klasemen, unggul dua poin. Kami harus tetap melangkah dan tersenyum. Kami kalah dari lawan, dan kami harus ucapkan selamat," sambungnya.
Leicester saat ini masih memuncaki klasemen Liga Primer dengan 53 poin dari 26 pertandingan. Posisi kedua untuk sementara ditempati Arsenal dengan 51 poin. (har)