Pergerakan apiknya di kotak penalti membuat dirinya sukses lepas dari kawalan bek-bek Villa dan menceploskan bola dengan mudah ke gawang lewat sundulan kepala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Status Sturridge sebagai striker hebat juga diperkuat label striker tertajam dalam sejarah Liverpool di Liga Inggris bila melihat rata-rata gol per menit.
"Tentu saja sangat menyenangkan bisa kembali bermain di lapangan, namun yang lebih penting dari itu semua adalah kami berhasil memenangkan pertandingan."
"Kami jelas sangat senang bisa mencetak banyak gol di pertandingan ini," kata Sturridge seperti dikutip dari BBC Sport.
Meski terbilang tajam, Sturridge terus menerus mengalami masalah kebugaran dengan berbagai cedera yang menghinggapi tubuhnya. Hal tersebut membatasi penampilan Sturridge di tiap musimnya.
Lantaran faktor cedera ini pula, Klopp memilih untuk menarik keluar Sturridge di menit ke-62 saat Liverpool sudah unggul jauh atas Villa.
Klopp tak mau ambil risiko untuk terus memainkan Sturridge karena Liverpool bakal menjalani salah satu laga penting di akhir bulan ini yaitu final Piala Liga menghadapi Manchester City.
Gol yang dicetak Sturridge ini pun seolah jadi penegasan bahwa namanya tak boleh dilupakan begitu saja dalam penyusunan skuat tim nasional Inggris menuju Piala Eropa 2016 mendatang. (ptr)