Seperti biasanya, Messi menatap gawang dan melakukan ancang-ancang untuk menendang dengan kaki kirinya. Namun alih-alih menendang langsung ke gawang, Messi hanya menyodorkan bola ke arah kanan dengan pelan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol dari 'umpan penalti' yang dilakukan oleh Messi-Suarez mengulang kisah 'umpan penalti' milik Johan Cruyff-Jesper Olsen di Ajax Amsterdam pada tahun 1982. Gol 'umpan penalti' antara Messi-Suarez juga menjadi bukti terkini ikatan kuat yang ada di antara trio MSN milik Barcelona.
Kiper lawan yang terkejut tak bisa berbuat banyak dan hanya terpaku melihat Cruyff menceploskan bola ke gawang setelah mendapatkan umpan dari Olsen.
Melakukan penalti seperti dua kisah di atas tentu penuh dengan risiko karena penalti paling mudah tentu adalah dengan langsung menendangnya ke gawang. Robert Pires-Thierry Henry di Arsenal pernah mendapat malu karena mereka mengalami miskomunikasi saat melakukan tendangan penalti menghadapi Manchester City.
Niat hati melakukan reka ulang terhadap penalti legendaris Cruyff-Olsen, Pires yang jadi eksekutor malah terlihat bingung saat Henry tak cekatan bergerak. Alhasil tendangan penalti Arsenal saat itu pun berujung sia-sia. (ptr)