Penyebabnya, Aurier mengejek sang pelatih, Laurent Blanc dan beberapa pemain PSG lainnya, melalui rekaman video pada jejaring sosial twitter. Ejekannya yang diunggah pada Sabtu (13/2) malam itu bernada homofobia dan berbau seks yang ditujukan kepada Blanc.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia lalu melanjutkan bahwa rekan setimnya, Van Der Wiel, termasuk pemain cabul. Salvatore Sirigu juga disebut tak berguna dan mengatakan bahwa Kevin Trapp lebih layak sebagai kiper utama saat menjawab pertanyaan pengguna Periscope.
"Rekaman ini yang dibuat secara privat, terbukti menunjukkan muatan yang tak bisa diterima yang dibuat oleh pemain PSG terhadap rekan-rekan mereka, terutama kepada pelatih tim, Laurent Blanc."
Sementara itu, Aurier sendiri sudah menyampaikan permintaan maaf, terutama kepada Blanc. "Saya harus mengatakan kepadanya setelah apa yang sudah dia lakukan kepada saya sejak tiba di PSG," ujar Aurier.
"Saya juga meminta maaf kepada rekan-rekan tim saya atas perbuatan tidak menyenangkan yang sudah saya lakukan."
Bek berusia 23 tahun itu pun menerima sanksi yang diberikan kepadanya. "Keputusan mereka (klub) dibenarkan. Saya telah melakukan hal bodoh dan tidak dapat dimaklumi. Alhasil, saya pasrah dengan semua sanksi terhadap saya," kata Aurier. (bac)