"Kalau sendiri-sendiri mungkin sulit, cuma kalau keroyokan mari kita lihat saja nanti. Saya akan bicara dengan Pak Rosan deh nanti, mungkin tidak dengan keadaan yang genting ini kita bantu Rio," ujar Sandiaga kepada wartawan usai bertemu Rio di Gedung Recapital, Jakarta, Selasa (16/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini Rio memang belum mendapatkan total 15 juta Euro yang ia butuhkan untuk mengamankan kontrak dengan Manor. Rio baru berhasil mengumpulkan 5,2 juta euro dari Pertamina dan tambahan Rp100 miliar atau setara dengan sekitar 6,5 juta euro dari Kemenpora.
Terkait hal tersebut, Sandiaga yang juga kader Partai Gerindra itu mengklaim dukungannya terhadap Rio bukan merupakan bagian dari kampanye pencalonannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Tidak ada, tidak ada sama sekali (hubungannya dengan pencalonan Gubernur DKI Jakarta), dan jangan di campur-campur lah. Kita kalau campur-campur kayak begitu niatnya tidak tulus, ini saya niatnya bantu," tukas Sandiaga yang juga merupakan Ketua PB Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) tersebut.
Sebelumnya, Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot S Dewa Broto menyatakan tenggat waktu Rio untuk memastikan kursi di tim Manor akan jatuh pada Selasa (16/2).
(kid)