Selain Rio Haryanto dan Stevens, satu pesaing lagi adalah pebalap asal Amerika Serikat Alexander Rossi. Namun, kini disebut media-media massa di Inggris, pesaing Rio kini hanya tinggal Rossi.
Pasalnya Stevens disebutkan mundur karena menolak memenuhi paket sponsor menyetor dana hingga 15 juta euro untuk membalap bagi Manor. Stevens disebut ingin menawarkan paket sponsor sekitar 6 juta euro--sesuai dengan yang ia setor tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, dengan semakin mepetnya negosiasi kontrak harus ditentukan, seperti dikutip dari Crash, Rio lah yang memiliki peluang menemani Pascal Wehrlein di kursi balap Manor musim 2016.
Hingga kemarin, Rio masih memiliki kekurangan dana guna membayar ke Manor. Pebalap berusia 23 tahun itu baru berhasil mengumpulkan 5,2 juta euro dari Pertamina dan tambahan Rp100 miliar atau setara dengan sekitar 6,5 juta euro dari Kemenpora.
Tur pun dilakukan pihak Rio ke berbagai pihak dari mulai Kemenpora hingga pengusaha. Seperti dikutip dari Antara, Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Rosan P Roeslani mengatakan pihaknya akan menggalang dukungan dana untuk Rio.
"Nanti malam baru akan ada pertemuan. Untuk kami, membantu semua kegiatan olahraga memang harus dilakukan. Ini demi Indonesia," katanya di sela pelatihan kepengurusan PB Persatuan Angkat Besi, Binaraga, dan Angkat Berat (PABBSI) di Kantor KONI, Senayan, Jakarta, Rabu (17/2).
Ia pun menerangkan meski pertemuan belum dilakukan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pengurus maupun anggota Kadin. Hanya saja untuk detail bantuan baru akan diputuskan setelah pertemuan digelar.
Sebelumnya, pada Rabu (16/2) petang, Rio Haryanto dan manajemennya bertemu dengan pengusaha nasional Sandiaga Uno untuk meminta dukungan dana karena untuk bisa tampil di Formula 1 dengan Tim Manor Racing. (kid)